Kata “ Ahad Voice “ muncul dari ide Tri Handoko, salah seorang pesonil Ahad voive.Ada beberapa alasan mengapa menggunakan nama Ahad Voice :
# Alasan Historisnya
Diambil dari nama hari dimana mereka sering bertemu dan berkumpil. Juga hari dimana terbentuknya team nasyid Ahad Voice ini yaitu hari AHAD yang kebetulan bertepatan dengan tanggal 1 ( ahad). Juga digunakannya hari ahad sebagai jadwal latihan rutin pada awal terbentuknya team nasyid ini.Kemudian ditambah dengan kata “ VOICE” yang dalam bahasa inggris berarti “ Suara “, karena sesuai dengan warna nasyid yang dipilih “ acavella”yang sepenuhnya mengndalkan suara asli ( Vocal).
# Alasan Ideologis
Kata AHAD diambil dari Qs. Al- Ihklas yang nerupakan kata Tauhid yang MengEsakan Allah sebagai Rabbul 'alamin. Rosulullah dan para sahabat selama 13 tahun di Mekkah memperjuangkan aqidah dan memberantas kekufuran, salah satunya hanya dengan mempropagandakan kata ini “ AHAD”...........”ALLAH AHAD”. Salah satu dari sahabatnya ( Bilal bin Rabbah)juga mengalami siksaan yang luar biasa dari kaum kafir karena mengekspresikankeimananya melalui lantunan suara yang merdu dengan kata “ AHAD....AHAD”.oleh karena itu dengan mengambil kaia ini ( AHAD) sebagai Identitas, diharapkan team nasyid inidapat menguatkan aqidah dan meneguhkan iman Islam dengan lantunan – lantunan yang diserukannya.
# Alasan Filosofis
Ahad merupakan kata bilangan dalam bahasa Arab yang berarti Tunggal / Satu sebagai lambang kekuatan dan kelompok. Kuat dan kompak karena bersatu. Persatuan yang selalu didambakan agarsegera terwujud dikalangan ummat islam.kata “AHAD VOICE” bila diartikan secara bahasa artinya “satu suara” yang menggambarkan kekompakan. Diambil dari gabungan antara bahasa Arab ( Ahad )dan Inggris (Voice )yang merupakan bahasa akhirat dan dunia menggambarkan keseimbangan antara akhirat dan dunia.
# Singkatan
AHAD : Alunan Harmonis Agungkan Dien
Dengan Alunan syair– syair penuh hikmah yang dibawakan dengan Harmonisasi diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan ummat terhadap seni dan budaya Islam sehingga dapat terlepas dari ketergantungan terhadap budaya barat ( sekuler). Akhirnya tumbuh kesadaran dikalangan ummat Islam untuk bersama – sama mengagungkan Dienun Islam.
Jumat, 17 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar